Langsung ke konten utama

PELAJARAN BTQ KELAS 6 TANGGAL 26 JANUARI 2026

 

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti

Topik: Mengenal Bacaan Ghorib (Musykilat) dalam Al-Qur'an

Sasaran: Kelas 6 SD

A. Pengantar: Apa itu Bacaan Ghorib?

Ghorib artinya asing atau ganjil . Dalam ilmu Tajwid, bacaan Ghorib adalah ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur'an yang cara bacaannya berbeda dari aturan bunyi huruf aslinya atau kaidah umum yang biasa kita pelajari.

Mengapa kita harus mempelajarinya? Agar kita tidak salah membaca ayat tersebut dan menjaga keaslian bacaan Al-Qur'an sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW (Riwayat Imam Hafs dari Ashim).


B.5 Bacaan Ghorib yang Wajib Diketahui

Berikut adalah 5 jenis bacaan Ghorib yang paling populer dan sering keluar dalam ujian serta bacaan sehari-hari:

1. Saktah (سَكْتَة)

  • Arti: Berhenti sejenak tanpa bernapas.

  • Tanda: Biasanya ada huruf "sin" kecil (س) atau tulisan (سَكْتَة) di atas ayat.

  • Cara Membaca: Suara diputus (berhenti) sekitar 2 harakat (1 detik), tahan napas (jangan mengambil napas baru), lalu lanjutkan ke kata berikutnya.

  • Contoh dalam Al-Qur'an:

    • QS. Al-Kahfi: 1-2

    • Tulisan: ...عِوَجَا ۜ ۝ قَيِّمًا...

    • Cara Baca: " 'Iwajah... (berhenti terdiam tanpa napas) ...Qoyyimah"

    • Salah jika: mengeluarkan napas di tengah-tengah.

2. Isymam (إِشْمَام)

  • Arti : Mencampur (mengisyaratkan) harakat dammah.

  • Tanda: Huruf Nun bertasydid dengan tanda ketupat/wajik di tengah kata (biasanya di Mushaf Standar Indonesia).

  • Cara Membaca: Mulut monyong (mencucu) di tengah-tengah suara dengung, tanpa mengeluarkan suara dammah (u) yang jelas. Ini adalah isyarat bibir.

  • Contoh dalam Al-Qur'an:

    • QS. Yusuf: 11

    • Tulisan: لَا تَأْمَنَّا

    • Cara Baca: Bunyinya tetap "Laa Ta'mannaaa" (tahan dengungnya), tapi saat mendengung, bibir dimonyongkan ke depan seolah ingin mengucap "Nu", lalu ditarik kembali.

3. Imalah (إِمَالَة)

  • Arti: Memiringkan.

  • Cara Membaca: Membaca harakat Fathah (A) dimiringkan ke arah Kasrah (I). Bunyinya menjadi "E" (seperti pada kata: Sat e , Ja he , Tem pe ).

  • Hanya ada satu di Al-Qur'an (Riwayat Hafs).

  • Contoh dalam Al-Qur'an:

    • QS. Hud: 41

    • Tulisan: بِسْمِ ٱللَّهِ مَجْر۪ىٰهَا

    • Cara Baca: "Bismillahi Majreehaa ..." (Bukan Majrooha, Bukan Majriha).

4. Tashil (تَسْهِيْل)

  • Arti: Memudahkan/Meringankan.

  • Tanda: Ada titik bulat hitam tebal (bullet) di atas huruf Alif/Hamzah (pada mushaf standar Indonesia).

  • Cara Membaca: Membaca Hamzah kedua dengan suara samar-samar (ringan), tidak tegas. Bunyinya di tengah-tengah antara Hamzah dan Alif. Tidak dibaca "AA" (tegas), tapi seperti menyeret.

  • Hanya ada satu di Al-Qur'an (Riwayat Hafs).

  • Contoh dalam Al-Qur'an:

    • QS. Fussilat: 44

    • Tulisan: ءَ۠أَعْجَمِيٌّ

    • Cara Baca: " A-ah -jamiyyun" (Hamzah pertama jelas, hamzah kedua samar/lunak).

5. Naql (نَقْل)

  • Arti: Memindahkan.

  • Cara Membaca: Memindahkan harakat huruf hidup ke huruf mati sebelumnya. Ini sering terjadi pada kasus Al-Ta'rif bertemu Hamzah.

  • Contoh paling umum (Riwayat Hafs):

    • QS. Al-Hujurat: 11

    • Tulisan: بِئْسَ الاِسْمُ

    • Aslinya berbunyi: Bi'sa Al-ismu

    • Cara Baca Ghorib: "Bi' salismu " (Bunyi 'A' pada Alif hilang, harakat kasrah 'i' pindah ke huruf Lam).


C. Tabel Ringkas (Untuk Papan Tulis)

TIDAKNama GhoribArtikel SingkatContoh SuratBunyi/Kunci
1SaktahBerhenti tanpa napasQS. Al-Kahfi: 1Jeda sejenak
2IsymamPersyaratan bibirQS. Yusuf: 11Bibir Monyong
3ImamahMiring (A jadi E)QS. Hud: 41"Maj-ree-ha"
4TashilSamar/RinganQS. Fussilat: 44"A-ah-jamiyyun"
5NaqlPindah harakatQS. Al-Hujurat: 11"Bi'-sa-lis-mu"


KLIK LINK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak Agung Rasulullah ﷺ: Kisah Hidup Penuh Cahaya

  Jejak Agung Rasulullah ﷺ: Kisah Hidup Penuh Cahaya 🌿   Muqaddimah بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah menurunkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita. Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, serta seluruh pengikutnya hingga akhir zaman. Tulisan sederhana ini disusun oleh Dian Faturrahman Al Islam, S.Pd , atau yang dikenal dengan sebutan  Difan Sulaiman  . Dengan segala keterbatasan ilmu dan kemampuan, penulis mencoba menghadirkan rangkaian kisah perjalanan hidup Rasulullah ﷺ — mulai dari kelahiran, masa perjuangan, hingga wafat beliau — dalam bentuk bacaan yang sarat suasana, penjelasan, serta hikmah. Penulis menyadari, apa yang disampaikan ini masih jauh dari sempurna. Namun niat tulusnya adalah agar tulisan ini dapat menjadi kebaikan bagi penulis dan pembacanya . Semoga setiap huruf yang ditulis, setiap kata yang dibaca, tercatat sebagai a...

KELAS 4 BTQ BAB 1 (Hukum Mim Sukun)

  Apa Itu Mim Sukun? Mim Sukun (مْ) adalah huruf مim tanpa harakat (tidak ada fathah, kasrah, atau dhammah). Ditandai dengan tanda sukun ( ْ ), yang terlihat seperti bentuk kecil di atas huruf—mirip dengan kepala huruf ḥāʼ (ح) yang mini. Mim Sukun bukan hanya sekadar huruf mati; dalam ilmu Tajwid, ketika Mim Sukun bertemu huruf tertentu, terbentuk tiga hukum bacaan khusus yang perlu dipahami agar membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah yang benar dan indah  Kenapa Penting Dipahami di Rumah? Memperdalam pemahaman tajwid di luar kelas membantu anak membaca Al-Qur’an lebih fasih dan benar. Kolaborasi belajar guru–orang tua memperkuat landasan spiritual dan kualitas pendidikan agama si anak. Refleksi pembelajaran : orang tua dan anak dapat berdiskusi tentang cara baca, tantangan, dan manfaat hukum Mim Sukun. Tiga Hukum Mim Sukun 1. Ikhfa Syafawi Arti istilah : Ikhfa berarti menyamarkan; Syafawi berkaitan dengan bibir  Kapan terjadi : Ketika Mim Sukun (م...

KELAS 2 Kelas Mengenal cara untuk bacaan Panjang dalam al-qur'an

Hai teman-teman! Hari ini kita akan belajar hal yang seru dan penting, yaitu bagaimana caranya membaca huruf-huruf Arab dengan benar, terutama yang suaranya panjang. Kita ibaratkan membaca seperti bermain musik, ya. Ada nada yang pendek dan ada juga nada yang panjang. Kalau salah, musiknya jadi tidak enak didengar. Sama seperti membaca Al-Qur'an, kita harus tahu kapan harus membaca pendek dan kapan harus membaca panjang. 1. Suara Panjang 'Aaa', 'Iii', 'Uuu' (Madd) Suara panjang ini disebut Madd . Ada 3 teman yang suka membuat suara jadi panjang. Mari kita kenalan dengan mereka: Huruf Ajaib Pertama: ALIF (ا) Jika ada huruf dengan tanda fathah (tanda garis di atas), lalu bertemu dengan alif (ا), suaranya jadi panjang. Contoh: ba (بَ) jadi baa (بَا). Seperti kita bilang " BAA bi". Mudah, kan? Huruf Ajaib Kedua: YA' SUKUN (يْ) Jika ada huruf dengan tanda kasrah (tanda garis di bawah), lalu bertemu ya' sukun (يْ), suaranya jadi panjang. Co...